PBI Banjir, Pemko Beri Ijin Timbun ke Pengusaha Tapi Tak Pentingkan Dampak

by -351 views
Truck ini sedang melaksakan pekerjaan penimbunan di areal Taman Batu 10, Foto diambil beberapa waktu lalu
Truck ini sedang melaksakan pekerjaan penimbunan di areal Taman Batu 10, Foto diambil beberapa waktu lalu

Tanjungpinang, (digitalnews) – Perumahan Bumi Indah (PBI) dan Taman Seraya Keluarahan Air Raja Kecamatan Tanjungpinang Timur kebanjiran saat hujan deras mengguyur Kota Tanjungpinang, Ahad (21/05/2023).

Hal ini dikritik Tokoh Muda Tanjungpinang yang juga Sekretaris PW AMK Kepri Rony Nainggolan saat ketemu awak media ini di KM 9 Jalan D.I Panjaitan wilayah setempat.

Kata Rony, setelah dirinya melakukan cross cek di lapangan, terjadinya banjir akibat penimbunan areal di depan Taman Batu 10 sehingga mempersempit debit air yang datang dari berbagai penjuru.

“Setiap kali hujan deras, kini di PBI dan Perumahan Taman Seraya selalu kebanjiran,” ujarnya.

Akan hal itu, Rony pun menyampaikan aspirasi kepada DPRD Kota Tanjungpinang melalui Anggota DPRD Momon Faulanda Adinata dari PPP.

Menurut Momon, solusinya mendesak pihak-pihak terkait untuk menghentikan penimbunan di areal depan Taman Batu 10, menjadikan daerah itu menjadi daerah Badan Air. Dan, mendesak pihak terkait untuk menggesa normalisasi dan pelebaran parit/aliran air menuju Sei Carang.

“Hal ini tentunya perlu kerjasama semua pihak dan dorongan yang kuat oleh masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, masyarakat setempat Rio yang tinggal di Perumahan Bumi Indah (PBI) menyesalkan terjadinya banjir di depan rumahnya. Padahal sebelum ada pengembangan daerah Batu 10, tidak pernah banjir.

“Saya minta tolong kepada pemerintah dan pihak pengembang agar menyelesaikan masalah banjir ini,” ungkapnya.

“Rumah tetangga saya malah ada yang sudah masuk air,” pungkas Rio.

Sementara, beberapa hari lalu, pantauan awak media ini di lokasi timbunan, tampak jelas parit yang tadinya ada di wilayah tersebut nyaris tertutup tanah timbun walau terlihat penimbunan tersebut sudah memiliki ijin namun tak mementungkan dampak yang akan terjadi ke masyarakat sekitar. (*)

Penulis: Era

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.