Akhirnya, Polisi RPL Zulhamsyah Putra Dilantik. Ini Harapannya

by -89 views
IPDA Zulhamsyah Putra
IPDA Zulhamsyah Putra

Tanjungpinang, (digitalnews) – Akhirnya, personil Polisi Polresta Tanjungpinang, Polda Kepri, sekaligus penggagas Razia Perut Lapar (RPL), Zulhamsyah Putra dilantik sebagai Perwira Polri lulusan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan ke-55 tahun 2026, Resimen Desaka Dhira Pradhipa di lapangan Soetadi Ronodipuro, Setulpa Lemdiklat Polri, Kota Sukabumi, Kamis (04/07/2026).

Zulham resmi dilantik sebagai perwira berpangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA).

Pelantikan tersebut menjadi momen istimewa bagi pria yang dikenal masyarakat dengan julukan “Zulham Polisi Berhati Mulia” itu. Sosoknya, selama ini dikenal aktif membantu masyarakat kecil melalui berbagai kegiatan sosial kemanusiaan di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

Bagi Zulham, seragam kepolisian bukan sekadar simbol penegak hukum, melainkan amanah untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Menjadi anggota Polri bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi bagaimana kita bisa hadir memberikan manfaat dan meringankan kesulitan masyarakat,” katanya, dengan tegas.

Dari Bripka Menjadi Perwira Inspiratif

Sebelum resmi menyandang pangkat IPDA, Zulhamsyah dikenal sebagai anggota polisi yang aktif menjalankan kegiatan sosial yang dikenal dengan sebutan RPL.

Program tersebut dilakukan dengan turun langsung ke kampung-kampung terpencil, kawasan pemulung, pesisir nelayan, hingga ke pelosok jalanan kota, untuk membagikan makanan, sembako, dan bantuan kepada masyarakat kurang mampu.

Aksi sosial itu dilakukan hampir setiap hari dengan melibatkan relawan dan dukungan masyarakat. Tidak sedikit warga yang tersentuh dengan kepedulian pria yang kini resmi menjadi Perwira Polri tersebut.

Karena kepeduliannya itulah, masyarakat kemudian memberikan julukan “Polisi Berhati Mulia” kepada Zulham.

Bagi sebagian warga kecil di Tanjungpinang, kehadiran Zulham bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sosok pengayom yang dekat dengan rakyat.

Kisah Haru di Balik Perjuangan

Di balik keberhasilannya menempuh pendidikan perwira Polri, tersimpan kisah perjuangan hidup yang menyentuh hati.

IPDA Zulham dibesarkan oleh ibundanya seorang diri. Almarhumah ibunya diketahui merupakan seorang tunanetra yang berjuang membesarkan anaknya dengan berdagang di emperan kaki lima.

Meski hidup dalam keterbatasan, sang ibu tidak pernah berhenti mengajarkan nilai kejujuran, kepedulian, dan keikhlasan kepada anaknya itu.

Didikan itulah yang membentuk karakter Zulham hingga dikenal sebagai polisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

“Almarhumah ibu saya memang tidak bisa melihat indahnya dunia, tetapi beliau selalu menjadi cahaya dalam hidup saya. Semua yang saya lakukan hari ini adalah bentuk bakti dan doa untuk beliau,” ungkapnya.

Program “Razia Perut Lapar” yang dijalankannya selama ini juga disebut sebagai bentuk penghormatan dan bakti seorang anak kepada ibunya.

Menurutnya, membantu masyarakat yang lapar dan kesulitan menjadi cara sederhana untuk meneruskan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan sang ibu semasa hidup.

Harapan untuk Polri Humanis

Pelantikan IPDA Zulhamsyah Putra menjadi simbol hadirnya sosok polisi humanis yang dicintai masyarakat.

Ia berharap ke depan Polri semakin dekat dengan rakyat dan mampu menjadi institusi yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga penuh empati terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Semoga langkah kecil yang saya lakukan ini, bisa menginspirasi banyak orang dan memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat,” sebut Zulham.

Menurut Zulham, kepercayaan masyarakat menjadi modal utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah kehidupan sosial yang terus berkembang.

Doa Masyarakat Tanjungpinang

Keberhasilan Zulhamsyah menjadi perwira Polri turut disambut haru oleh masyarakat Tanjungpinang.

Banyak warga mulai dari nelayan, tukang ojek, buruh harian, hingga pedagang kaki lima mengaku bangga atas pencapaian sosok polisi yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat kecil tersebut.

Tidak sedikit warga berharap IPDA Zulhamsyah tetap bertugas di Kota Tanjungpinang agar program sosial RPL dapat terus berjalan.

“Beliau sering membantu masyarakat tanpa melihat siapa orangnya. Kami berharap beliau tetap berdinas di Tanjungpinang,” ujar Rahman, salah seorang warga.

Ucapan Terima Kasih kepada Kapolda Kepri

Dalam kesempatan itu juga, IPDA Zulhamsyah tak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, yang dinilainya banyak memberikan dukungan selama perjalanan kariernya di institusi Polri.

Sebab, sebelum mengikuti pendidikan SIP, Zulhamsyah diketahui juga mendapatkan kesempatan menjalankan ibadah umrah dari pemimpin Polri daerah Kepri itu.

“Saya sangat berterima kasih kepada bapak Kapolda Kepri atas perhatian dan kebaikan beliau. Saya diberikan kesempatan umrah dan mengikuti pendidikan SIP Angkatan 55 tahun ini,” ungkapnya.

Ia pun mendoakan agar Kapolda Kepri beserta keluarga selalu diberikan kesehatan dan perlindungan oleh Allah SWT.

Pelantikan IPDA Zulhamsyah Putra menjadi bukti bahwa ketulusan, kerja keras, dan kepedulian kepada sesama mampu mengantarkan seseorang meraih cita-cita besar.

Kini, sosok “Polisi Berhati Mulia” itu resmi menyandang pangkat perwira, membawa harapan baru bagi hadirnya Polri yang semakin humanis, dekat dengan warga, dan dicintai masyarakat. (*)

Penulis: Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.