Kabel Optik Jadi “Biang” Drainase Tersumbat, Wako Lis: Waktu 3 Hari, Tak Dibenahi Kita Putus

by -229 views
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah saat melihat drainase yang tersumbat
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah saat melihat drainase yang tersumbat

Tanjungpinang, (digitalnews) – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah sangat menyayangkan dan miris akan kondisi drainase atau parit yang ada di wilayah pemerintahannya.

Pasalnya, saat ia melintas di Jalan D.I.Panjaitan Km 7, drainase yang ada disekitar jalan itu di tutup dan tersumbat dengan sampah, Sabtu (06/06/2026).

Wako Lis pun tak tinggal diam, ia langsung memanggil tim dari Damkar Kota Tanjungpinang dan pasukan kebersihan untuk melihat kondisi parit tersebut.

Alhasil, Lis melihat adanya sampah tersumbat, sehingga aliran air terganggu. Lis pun mencari “Biang” penyebab tersumbatnya saluran drainase itu.

Kabel Optik warna hijau yang melintang di dalam drainase di KM 7
Kabel Optik warna hijau yang melintang di dalam drainase di KM 7

Ternyata, kata Lis, selama ini, yang membuat tersumbatnya parit itu, adanya sampah yang nyangkut di kabel optik yang melintang di dalam parit itu.

“Kita akan minta pihak DPUPR untuk segera memanggil pihak managemen kabel optik untuk segera dibenahi,” ujarnya kepada awak media ini.

Setelah itu, lanjut Lis, jika pihak perusahaan kabel optik tersebut tidak juga menjawab panggilan pihak terkait, ia dengan tegas dan tidak segan akan memberikan ultimatum kepada pihak perusahaan.

“Kita beri waktu 3 hari untuk dibenahi. Jika tak dilakukan, akan kita putus,” ucapnya, dengan nada kesal.

Hal itu ia lakukan demi kelancaran saluran air tersebut. Dan, tujuannya agar tidak terjadi banjir jika hujan melanda Kota Gurindam ini.

“Kalau pihak PDAM, kita surati untuk dibenahi, mereka responnya sangat cepat. Pihak kabel optik ini, kurang respon, sehingga kita akan ambil tindakkan sesuai aturan,” ungkap Lis.

Untuk menindaklanjuti permasalahan itu, Wako Lis segera meminta dinas terkait untuk menyurati pihak perusahaan kabel optik warna hijau itu, pada Senin (08/06/2026) mendatang.

“Semoga mereka merespon setelah kita surati secara resmi. Jika tidak juga direspon, pemutusan akan langsung dilakukan,” pungkasnya.

Sementara, di lokasi tampak sampah ringan dan berat keluar dari dalam drainase yang tersumbat, yang diduga tersangkut di kabel optik warna hijau tanpa diikat sebagai penngamanan. (*)

Penulis: Era

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.