Bintan, (digitalnews) – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Tanjungpinang-Bintan, Masa Khidmat 2026–2027 resmi dilantik, dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna BPMP Provinsi Kepulauan Riau, KM 19 Ceruk Ijuk, Selasa (30/06/2026).
Pelantikan itu mengangkat tema “Menguatkan Kepemimpinan Membangun Masa Depan” dan dirangkaikan dengan Diskusi Publik bertema “Sinergi Pendidikan dan Dunia Kerja: Strategi Membangun SDM Unggul Kesiapan Karir.”
Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi kader sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan, pemerintah, akademisi, dan dunia industri dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia di Kepulauan Riau.
Kepengurusan PC PMII Tanjungpinang-Bintan Masa Khidmat 2026–2027 dipimpin oleh Muhammad Al Mujrin sebagai Ketua PC PMII Tanjungpinang-Bintan dan Fazira Thania sebagai Ketua KOPRI PC PMII Tanjungpinang-Bintan.
Prosesi pelantikan dilakukan secara langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PMII Bidang Pertanian, Sahabat La Ode, sebagai representasi Pengurus Besar PMII.
Turut hadir mendampingi jajaran Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Kepulauan Riau, yakni Ketua PKC PMII Kepulauan Riau, Sahabat Arie Rahmardani Kurniawan, serta Ketua KOPRI PKC PMII Kepulauan Riau, Sahabati Siti Masiam.
Acara juga dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, akademisi, penyelenggara pemilu, organisasi kemasyarakatan, serta pemangku kepentingan lainnya.
Ketua PC PMII: PMII Siap Menjadi Mitra Strategis Daerah
Dalam sambutannya, Ketua PC PMII Tanjungpinang-Bintan, Muhammad Al Mujrin, menegaskan bahwa kepengurusan baru berkomitmen menjadikan PMII sebagai organisasi kader yang aktif memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
“PMII tidak hanya hadir sebagai organisasi pengkaderan mahasiswa, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan gagasan, mengawal kebijakan, serta menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat. Kepengurusan ini berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder demi kemajuan Tanjungpinang dan Bintan,” ujarnya, tegas.
Sementara itu, Ketua KOPRI PC PMII Tanjungpinang-Bintan, Fazira Thania, menyampaikan, bahwa KOPRI akan terus mendorong peningkatan kapasitas kader perempuan.
“Tujuannya, agar mampu menjadi pemimpin yang berintegritas dan berdaya saing,” sebutnya.
PB PMII Dorong Kader Berkontribusi untuk Ketahanan Pangan
Di kesempatan itu juga, Wakil Sekretaris Jenderal PB PMII Bidang Pertanian, Sahabat La Ode, dalam arahannya, mengajak seluruh kader PMII untuk tidak hanya aktif dalam ruang akademik dan organisasi, tetapi juga mengambil peran dalam pembangunan sektor pertanian, ketahanan pangan, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kader PMII harus mampu menjadi motor penggerak inovasi di daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” katanya, berpesan.
PMII Harus Menjadi Mitra Kolaboratif Pembangunan Daerah
Mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Rony Kertika, S.STP., M.M., menyampaikan, apresiasi atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia berharap PMII dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Rony juga menegaskan, Pemkab Bintan membuka ruang kolaborasi yang luas dengan organisasi kepemudaan, termasuk PMII.
“Kami berharap PMII dapat menjadi bagian dari pembangunan daerah melalui ide, inovasi, dan pengabdian nyata,” ungkapnya.
“Pemerintah Kabupaten Bintan siap berkolaborasi dalam berbagai sektor, mulai dari pengembangan pertanian modern, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan UMKM, pengembangan ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan desa,” sambung Rony.
Ia juga menambahkan, sektor pertanian di Kabupaten Bintan memiliki potensi besar yang membutuhkan keterlibatan generasi muda.
“Kami ingin melihat lebih banyak anak muda yang tertarik mengembangkan sektor pertanian berbasis teknologi, mendukung ketahanan pangan, hingga membangun kewirausahaan di pedesaan,” ucap, Rony.
“Kolaborasi pemerintah dengan PMII diharapkan mampu melahirkan program-program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Bintan,” tambahnya lagi.
Diskusi Publik Bahas SDM dan Dunia Kerja
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi publik mengenai sinergi pendidikan dan dunia kerja. Forum tersebut menghadirkan berbagai perspektif dari pemerintah, akademisi, dan praktisi mengenai pentingnya membangun sumber daya manusia yang unggul, adaptif terhadap perkembangan industri, serta mampu menjawab tantangan dunia kerja di masa depan.
Melalui kegiatan ini, PMII Tanjungpinang-Bintan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi organisasi kader yang adaptif, progresif, serta mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan Kepulauan Riau melalui semangat kolaborasi, pengabdian, dan kepemimpinan yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. (*)
Penulis: Era








