10 November Momentum Untuk Jadi Pahlawan Melawan COVID-19

by -49 views
Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin
Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin

Tanjungpinang, (digitalnews) – Setiap tanggal 10 November, masyarakat Tanah Air akan memperingati Hari Pahlawan. Peringatan ini bertujuan untuk mengenang pertempuran Surabaya antara pasukan asing dan rakyat Indonesia.

Kurun waktu terus berjalan, tahun demi tahun peringatan hari pahlawan di setiap tanggal 10 November terus dilaksanakan dengan harapan terus tertanam jiwa patriotis dan nasionalisme dalam sanubari dan diri bangsa Indonesia serta selalu menghargai jasa jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kejayaan Indonesia.

Sehingga berlatar dari makna berjuang dan jiwa patriot inilah, Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Bahtiar Baharuddin mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bergerak serentak melawan pandemi COVID-19. Saat ini dunia terus bergerak bersama-sama untuk memutuskan mata rantai sebaran covid dan melandaikannya.

Bahtiar mengajak masyarakat Kepri untuk jadikan hari pahlawan 10 November 2020 ini, momentum jadi Pahlawan Kemanusiaan, pahlawan melawan COVID-19.

“Pahlawan itu harus rela berkorban, dulu para pahlawan rela korbankan darah dan nyawa,” ungkap Bahtiar mengepalkan tangan.

Menjadi pahlawan, kata Bahtiar, harus rela berkorban harta dengan membagi masker bagi seluruh masyarakat Kepri, membagi masker berarti mencegah tiap manusia terpapar COVID-19, mencegah warga sakit dan mencegah dari ancaman kematian.

“Kita bergerak bersama pada 10 November nanti. Mari menjadi pahlawan untuk diri sendiri, lingkungan kita agar terhindar dari paparan wabah pandemi ini. Dengam bersama, kita pasti bisa. Jadikah pahlawan kemanusiaan dengan membagi masker kepada masyarakat dilingkungan masing-masing,” ajak Bahtiar, di Tanjungpinang belum lama ini.

Bak tentara, pasukan COVID-19 menjelma menjadi musuh kasat mata. Tiap harinya, Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepri melaporkan data masyarakat terkonfirmasi positif COVID-19. Walaupun lebih banyak masyarakat yang sembuh, namun masih ada yang meninggal karena virus tersebut.

“Ini bukan soal angka sedikit maupun banyak, tapi satu saja yang meninggal karena covid itu juga masalah. Hingga saat ini, di Kepri sudah sebanyak 94 orang yang meninggal karena COVID-19. Pelru gerakan bersama melawannya,” ujar Bahtiar.

Bahtiar pun meminta Bupati dan Wali Kota se-Kepri untuk mengorganisir dan mengarahkan seluruh camat, kepala desa, lurah dan ibu-ibu PKK Kabupaten/Kota. Juga PKK kecamatan, PKK Desa dan Kelurahan agar pada tanggal 10 November 2020 ini secara bersama-sama serentak melaksanakan kegiatan bagi-bagi masker di wilayah masing-masing.

Bahtiar pun mengajak Kadis Pendidikan Provinsi Kepri dan Kadis Pendidikan Kabupaten/Kota untuk melakukan hal yang sama. Juga mengajak seluruh kampus dan sekolah-sekolah juga membagikan masker serentak pada Hari Pahlawan itu.

Kepala Dinas Sosial pun juga diajak Bahtiar untuk melakukan hal yang sama. Demikian juga dengan Kadis Perhubungan untuk mengorganisir seluruh operator kapal dan pelabuhan melaksanakan gerakan bagi-bagi masker. Seluruh pengelola mall dan pasar juga diminta bagi-bagi masker di lingkungannya.

“Saya minta seluruh bergerak bersama pada 10 November 2020 ini,” ajak Bahtiar.

Menurut Bahtiar, semua itu perlu komitmen semua pihak, kerjasama semua pihak, gerakan bersama semua pihak dalam hal kepedulian untuk mencegah virus menular ini. Jangan sampai virus ini membunuh lebih banyak lagi manusia di dunia khususnya di Kepri.

“Ajakan menjadi pahlawan melawan COVID-19 dengan membagi masker, tidak akan pernah terwujud jika hanya dilakukan sendiri. Untuk mewujudkan semua itu butuh kerjasama semua pihak,” tutupnya. (Rico)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *