Diakhir Jabatan, Kajati Usut Dugaan Korupsi Bangunan Studio LPP TVRI Tahun 2022

by -88 views
Kasi Penkum Kejati Kepri, Denny Anteng.P
Kasi Penkum Kejati Kepri, Denny Anteng.P

Tanjungpinang, (digitalnews) – Diakhir masa jabatan, Kajati Kepulauan Riau (Kepri), Rudi Margono, mengusut kasus dugaan korupsi Pembangunan Studio LPP TVRI Tahun 2022.

Hal ini disampaikan oleh Kasi Penkum Kejati Kepri, Denny Anteng.P, kepada sejumlah media, Selasa (02/04/2024) siang.

Ia menjelaskan, pada 1 April 2024, tim intelijen dan tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Kepri kembali mengungkapkan dugaan kasus tindak pidana korupsi dalam Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Studio LPP TVRI Tahun 2022 dengan pagu anggaran Rp10 miliar.

“Bermula dengan adanya laporan masyarakat, kemudian tim intelijen melakukan tinjauan lapangan, melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait, dan mengumpulkan data/dokumen terhadap pelaksanaan pembangunan gedung tersebut,” ujarnya.

Selanjutnya kata Denny, setelah ditemukan adanya dugaan indikasi penyimpangan oleh tim, dilakukan ekspose yang dihadiri pejabat struktural, dengan memperoleh hasil kesimpulan ditetapkan untuk dilimpahkan ke bidang tindak Pidsus.

“Kemudian, dilakukan proses penyelidikan oleh tim penyelidik Pidsus dalam rangka melakukan serangkaian tindakan penyelidik untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa pidana yang diduga sebagai tindak pidana guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan,” terangnya.

Lebih lanjut, kata Denny, setelah dilakukan serangkaian tindakan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait, mengumpulkan data/dokumen, dan tinjauan lapangan bersama tim ahli.

“Hasil kesimpulan pada tahap penyelidikan yaitu telah diperoleh kesesuaian fakta hukum adanya dugaan terjadinya peristiwa tindak pidana korupsi yang bertentangan dengan peraturan Perundang-undangan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa dan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ungkapmya.

Diakhir penyampaian, Kasi Penkum menambahkan bahwa, sampai saat ini tim penyidik terus mendalami dan mengusut hingga tuntas perkara tersebut.

“Diharapkan seluruh lapisan masyarakat tetap mengawasi, memberikan informasi terhadap perkembangan perkara dimaksud serta mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi di wilayah Kepri,” tutupnya. (*)

Penulis: Era

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.