DPMPTSP Tanjungpinang Luncurkan E-Signature dan Qris

by -107 views
Walikota Tanjungpinang Rahma S.IP
Walikota Tanjungpinang Rahma S.IP

Tanjungpinang, (digitalnews) – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang meluncurkan sistem E-Signature (Sekejap) dan Aplikasi Qris transaksi non tunai untuk perizinan di kota Tanjungpinang.

Peluncuran Sekejap dan Qris dilakukan oleh Walikota Tanjungpinang Rahma S.IP di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah kantor Wali Kota Tanjungpinang Senggarang, Kamis (15/10/2020).

Sekejap merupakan tanda tangan elektronik yang diterapkan DPMPTSP Kota Tanjungpinang.

Dalam kesempatan itu, Rahma mengatakan hadirnya Sekejap di DPMPTSP ini menambah kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan perizinan dan non perizinan di kota Tanjungpinang.

“Di mana pun berada semua proses perizinan dapat diselesaikan dengan cepat, mudah, dan transparan, asalkan semua syarat terpenuhi,” ujarnya.

“Sistem ini juga memangkas waktu proses yang lama dan tidak perlu lagi harus menunggu di tempat,” tambah Rahma.

Lanjut Rahma, rencananya Pemko Tanjungpinang akan membangun mall pelayanan publik pada tahun 2021. Hal ini sebagai upaya kita dalam mempermudah segala pengurusan perizinan di kota Tanjungpinang.

“Ini juga untuk penguatan ekonomi. Kita memberikan satu kemudahan bagi masyarakat maupun pelaku usaha untuk berusaha di kota Tanjungpinang. InsyAllah, saya mohon do’anya,” sebutnya.

Di waktu yang bersamaan, Kadis DPMPTSP kota Tanjungpinang Muhammad Ikhsan menjelaskan penerapan Sekejap atau tanda tangan digital di DPMPTSP ini, untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat di kota Tanjungpinang.

“Dengan penandatanganan berkas berbasis digital atau e-signature¬†ini tidak ada lagi alasan izin belum bisa diterbitkan, karena kepala dinas tidak ada di tempat atau sedang dinas luar,

“Proses penerbitan izin tetap dapat dilakukan kadis di mana pun, kapan pun, meski pun dalam perjalanan,” ungkapnya.

Ikhsan menuturkan penerapan tanda tangan digital di lingkup DPMPTSP telah mendapat sertifikat dan lisensi dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Untuk tahap pertama ini, yang dapat dikwrjakan lewat aplikasi digital ini terdiri dari sektor pekerjaan umum, sektor kesehatan, dan sektor pariwisata, serta terus diupayakan untuk seluruh layanan yang sudah dilimpahkan oleh walikota kepada DPMPTSP yaitu 124 perizinan dan non perizinan.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang meluncurkan sistem E-Signature (Sekejap) dan Aplikasi Qris
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang meluncurkan sistem E-Signature (Sekejap) dan Aplikasi Qris

Selain itu, lanjut Ikhsan DPMPTSP kota Tanjungpinang juga melayani pembayaran retribusi izin mendirikan bangunan (IMB) secara non tunai dengan menggunakan Qris (Quick response Indonesia standard) sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor.

“Penerapan sekejap dan Qris ini diharapkan dapat meyakinkan publik dan investor bahwa kota Tanjungpinang adalah tempat investor yang cepat, mudah, transparan, pasti sederhana, terjangkau, profesional, berintegrasi, aman, dan nyaman untuk berinvestasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kepri Musdi Hardi Kusuma Atmaja mengapresiasi langkah DPMPTSP menerapkan E-Signature dan Qris untuk perizinan di kota Tanjungpinang.

“Pihaknya terus mendukung harapan pemko dalam mewujudkan Kota Tanjungpinang sebagai smart city,” katanya.

Kota Tanjungpinang kedepan, kata Musdi, tentunya menjadi harapan kita semua sebagi kota yang tangguh, canggih dan modern.

Penggunaan Qris pada instansi Pemko Tanjungpinang merupakan wujud keinginan dari masyarakat Tanjungpinang dalam menerapkan ekonomi perkembangan digital.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong implementasi Qris pada transaksi pemko Tanjungpinang yang lainnya seperti, parkir, kir, pbb, pajak dan lainnya.

“Selamat atas semangat, tekad yang kuat, dan dedikasinya mewujudkan program non tunai untuk retribusi IMB. Diharapkan dapat diikuti transaksi DPMPTSP lainnya dan transaksi yang ada di OPD lainnya,” imbuh Musdi. (**)

Penulis: Era/Diskominfo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *