Mengabdi di Masyarakat, Mahasiswa STAI MU Mengajar Bahasa Inggris

by -30 views
Mahasiswa STAI MU saat mengajar di salah satu SD di Tanjungpinang
Mahasiswa STAI MU saat mengajar di salah satu SD di Tanjungpinang

Tanjungpinang, (digitalnews) – Demi mengabdi di tengah-tengah masyarakat, puluhan mahasiswa STAI Miftahul Ulum (MU) Tanjungpinang mengajar Bahasa Inggris untuk pelajar SMP dan SD Tanjung Lanjut Kelurahan Senggarang, Kota Tanjungpinang.

Kaprodi Tadris Bahasa Inggris STAI MU Tanjungpinang Taufik Afdal mengatakan, prodi TBI berkomitmen untuk menggelar pengabdian kepada masyarakat setiap semester, khususnya di daerah terpencil dan hinterland.

“Selain sebagai kewajiban untuk berbakti di tengah masyarakat, pengabdian ini juga agar setiap mahasiswa bisa memahami situasi dunia kerja serta mengimplementasikan pengetahuan yang mereka dapat di kampus untuk diterapkan di lapangan,” katanya kepada media, Senin (12/10/2020).

Menurut ia, sebagai calon guru Bahasa Inggris, mahasiswa Prodi TBI diberikan pengalaman mengajar yang intensif di luar sekolah formal untuk mengembangkan keahlian kependidikan khususnya dalam bidang Bahasa Inggris.

Selain itu, menurut Kaprodi TBI, mahasiswa memiliki kompetensi lainnya setelah tamat dari Prodi Tadris Bahasa Inggris, STAI MU.

“Mereka bisa menjadi penerjemah, pekerja pariwisata, dan jurnalis serta sektor lainnya. Untuk industri penerjemahan, mahasiswa sudah diperkenalkan dengan teori dan praktik menerjemahkan saat bangku kuliah selama 3 semester,” terangnya.

“Mereka mampu menjadi penerjemahan secara lisan maupun penerjemahan secara tulisan,” tambah Taufik.

Kata Taufik, materinya diperkenalkan kepada mahasiswa oleh dosen dan praktisi di bidang Penerjemahan.

“Hal ini mengingat kebutuhan akan penerjemah di Kepri sangat tinggi, sehingga prodi TBI menjawab kebutuhan tersebut,” sebutnya.

Sementara itu, dalam bidang Pariwisata, Prodi TBI bekerjasama dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia cabang Tanjungpinang dalam hal pelatihan Tour Guide, sehingga dalam hal ini para mahasiswa memiliki sertifikat kompetensi oleh organisasi profesi tersebut.

“Kompetensi lulusan prodi ini sangatlah beragam. Oleh karena itu para pemuda harus memilih jalur pendidikan yang memberikan kompetensi bahasa, kompetensi interpersonal dan profesionalisme,” pungkas Taufik. (**)

Penulis: Era

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *