Pekerja PT SIB Datangi Disnaker Kepri Adukan THR Lebaran Tak Keluar

by -1,300 views
Pekerja PT SIB saat mengadukan nasib ke Disnaker Kepri
Pekerja PT SIB saat mengadukan nasib ke Disnaker Kepri

Tanjungpinang, (digitalnews) – Nasib pekerja buruh di PT Swakarya Indah Busana saat ini menjelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah sedang di ujung tanduk.

Pasalnya, Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2021 ini berpotensi tidak diberikan hak para pekerja sesuai peraturan yang berlaku.

Hal ini dikatakan oleh Ketua IV Bagian Industri Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) Saptawarni yang juga sebagai pekerja PT SWakarya Indah Busana (SIB).

Ia saat ini menuntut pembayaran THR tahun 2021 yang selama ini belum ada kejelasan kapan diberikan oleh PT SIB.

“Tahun lalu kami sudah ada pengertian karena Covid-19. Tahun ini kami ingin THR kami dikeluarkan,” ujarnya kepada awak media ini, Selasa (05/05/2021) pagi di Kantor Disnaker Provinsi Kepri jalan D.I Panjaitan Km 8, Tanjungpinang.

Ia ingin pihak PT SIB tidak tebang pilih memberikan hak pekerja yang seharusnya diberikan sesuai aturan Menaker RI.

“Anehnya, di tahun ini juga para pekerja yang merayakan natal dan tahun baru diberikan full haknya (THR). Kami mau lebaran Idul Fitri, berikan hak kami ini,” sebutnya.

Sapta berharap, jeritan pekerja ini dapat didengar oleh pemerintah lewat Disnaker Kepri. Ia ingin PT SIB memberikan THR pekerja dikeluarkan tahun ini 3 hari sebelum lebaran.

“Kalau tak diberikan juga dan pihak Disnaker Kepri tak dapat menjadi perpanjang tangan kami pekerja kita akan lanjutkan ke DPRD,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PUK SPAI FSPMI Sumarti usai bertemu pihak Disnaker Provinsi Kepri menyebutkan bahwa respon pihak dinas terhadap pekerja sangat baik.

“Mereka (Disnaker) akan menyurati pihak PT SIB untuk menindaklanjuti keluhan kami para pekerja,” katanya.

“Saya harap, THR kami diberika penuh tahun ini karena ini merupakan hak kami sebagai pekerja,” pungkas Sumarti.

Sampai berita ini diposting, pihak PT SIB belum dapat ditemui untuk konfirmasi terkait keluhan ratusan pekerja itu. (*)

Penulis: Era

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.