Terkait Wawako, Sekjen Perpat: Ada 2 Poin yang Perlu Diperhatikan

by -771 views
Ketum Perpat Tanjungpinang Bambang Sudomo
Ketum Perpat Tanjungpinang Bambang Sudomo

Tanjungpinang, (digitalnews) – Terkait kisruh permasalahan belum terlaksananya pemilihan Wakil Walikota Tanjungpinang selama ini menjadi perhatian masyarakat Tanjungpinang.

Hal ini juga menjadi perhatian Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) Tanjungpinang melalui Sekretaris Jendral (Sekjen) Perpat Tanjungpinang Zulfikar saat diwawancara awak media, Jum’at (12/03/2021).

“Ada 2 Point Penting yang perlu saya
sampaikan terkait kekosongan Wakil Walikota Tanjungpinang,” katanya.

Point Pertama, kata Zulfikar, Walikota Tanjungpinang Rahma menginginkan calon pasangannya nanti bisa menempatkan diri sebagai wakil walikota, fokus membantu Walikota, dan mendukung semua kebijakan Walikota dengan
tulus lahir batin.

“Serta sejalan dalam membantu walikota menjalani Roda Pemerintahan. Seperti yang bu Rahma perlihatkan ketika beliau menjadi wakil walikota,” sebutnya.

Dengan demikian, lanjut Zulfikar, sudah selayaknya calon wakil walikota ini berani untuk membuat statmen atau
pernyataan yang jelas, tidak ambigu dan tidak “pecah kongsi” ditengah jalannya pemerintahan periode yang sekarang mau pun pada pilkada periode selanjutnya.

“Artinya yang bersangkutan harus
bersedia maju kembali menjadi wakil walikota jika walikota menginginkan dan jika tidak diinginkan. Maka harus bersedia untuk tidak maju menjadi cawako pada pilkada periode selanjutnya,” paparnya.

“Dan, menurut saya hal Ini tuntutan yang wajar terhadap seseorang yang bersedia mengajukan diri menjadi cawawako,” tambah Zulfikar.

Ia mencontohkan, andaikan saja dirinya sebagai calon yang mengajukan diri untuk menjadi wakil walikota, tentunya harus bicara langsung kepada walikota apa yang ingin disampaikan.

Apakah harus seperti ini, “Mohon Walikota menerima saya menjadi wakil walikota, saya akan mendukung sepenuhnya walikota
selama periode kali ini, tapi nanti pilkada periode berikutnya saya akan maju untuk merebut posisi walikota”.

“Bagaimana Menurut anda?

“Poin kedua. Untuk Partai pengusung setelah mengusung seharusnya menghormati walikota,” ungkap Zulfikar.

Zulfikar menyarankan, Partai Pengusung silahkan bertanya sama walikota siapa yang menjadi wakilnya atau dengan cara mengusulkan nama nama yang mungkin memenuhi kriteria beliau.

“Bisa dari internal partai atau bahkan figure di luar partai. Intinya bantu beliau mendapatkan wakil yang
sesuai dengan kriteria beliau sebagai pemimpin,” sebutnya.

Sementara, PERPAT Kota Tanjungpinang menginginkan semua komponen bangsa di Kota Tanjungpinang ini terutama kepada partai-partai politik untuk berpikir bagaimana cara untuk memajukan
Tanjungpinang.

Salah satunya dengan memberikan dukungan kepada walikota yang saat ini memimpin Kota Tanjungpinang untuk maju dan bersaing dengan kota-kota lain di Indonesia kedepannya. (*)

Penulis: Era

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.